Lonely

January 9th, 2009

Lonely it doesnt means there’s no people around us….

lonely it doesnt means we live alone in the middle of jungle

lonely it doesnt means there’s no people that care about us

just i feel that i still lonely to fight my life,

Something big i know that still waiting for me…that i can’t told that,

just me and three of us knew that…

Actually, its difficult to tell to the world what happened to us

Its make me crazy…..

Recomended Book (Part II)

November 4th, 2008

well…its a great books. “Keliling eropa 6 bulan hanya 1000 dolar”. komentar 3 orang temanku yang juga sudah membacanya adalah…mupeng..^_^ alias buku yang membuat kita termimpi-mimpi untuk juga bisa mengikuti jejak si penulis.

Buku

Buku

well..sebagai gadis normal..ak juga sama seperti mereka bertiga, buku yang membuat kita terus bermimpi dan bermimpi, tapi… ada beberapa hal yang membuat mupengku semakin mengecil dan mengecil, tak lain dan tak bukan adalah ilmuku yang masih terbatas.

Di dalam buku itu,mengisahkan perjalanan bacpacking seorang muslimah dan berjilbab anak ITB angkatan 2001, coba digaris bawahi sodara-sodara…backpacking sendirian muslimah dan berjilbab ke benua yang terkenal ke ateisannya.

Salut buat dia yang dari kisah perjalanannya bisa ak tarik kesimpulan secara tak langsung dia menyebarkan bahwa ajaran islam itu sebenarnya damai. Dalam bab aneh dan misionaris, dengan setting tempat di Praha, dia terlibat dalam suatu pertanyaan simple tetapi rawan perselisihan. Salut dengan cara menjawab yang bijak dan taktis, mungkin bisa jadi ini juga karena maha besar allah yang memberikan hidayah pada si penulis untuk menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh si atheis, sama persis ketika firaun tidak bisa menjawab permintaan nabi musa agar firaun menerbitkan matahari dari barat, dan firaun tidak terpikir untuk berbalik meminta nabi musa melakukan hal yang sama.

Si atheis menanyakan mengapa si penulis mengenakan penutup kepala alias jilbab, dengan taktis si penulis menjawab ini adalah pilihan hidup saya dan kamu harus menghormatinya. Lalu si penulis balik bertanya, mengapa kalian tidak pernah absen dari alkohol ? sudah mahal, tidak sehat pula, kenapa masih dijadikan budaya? si atheis agak tersinggung dengan pertanyaan balik semacam ini, lalu dia menjawab bahwa berdasarkan hasil penelitian alkohol segelas perhari baik untuk pencernaan. Terus dia berkata dengan minum bir akan lebih diterima di lingkungan sosial, dianggap setara oleh orang sekitar. Lalu penulis balik bertanya siapa yang menentukan persepsi seperti itu ? dijawab oleh si atheis lagi entahlah, sudah dari sananya. Lalu si penulis berkata jadi jika suatu hari kamu tinggal di Dubai dimana minuman alkohol tidak dianggap suatu yang keren lagi kamu dapat begitu saja meninggalkannya ? si atheis tadi hanya menjawab dengan tersenyum.

Atau jurnal misionarisnya yang masih bersetting di praha yang mempertanyakan tentang kebebasan. Atheis berpendapat hidup itu harus bebas, dan agama membatasi kebebasan. Lalu si penulis bertanya, apa definisi kebebasan ? dijawablah jika kita dapat melakukan apapun yang kita inginkan dan kapan saja. Si penulis bertanya lagi, bagaimana jika keinginan itu tidak terpenuhi, dijawablah oleh si atheis that sucks !! tapi kita harus terus mengejarnya, lanjut dia. Si penulis pun menimpali, Jadi terkesan seperi kejar-kejaran yang tidak berujung, Kita tak akan pernah sepenuhnya bebas selama membutuhkan sesuatu, bukan ? Si atheis pun memandang si penulis bak biksu yang mengharamkan keinginan. Penulis pun berkata lagi, intisari dari semua ajaran agama adalah memperluas diri, sehingga jika kita memberikan sesuatu kepada orang lain kita tidak merasa kehilangan karena mereka adalah bagian dari diri kita juga. Ide dari sebuah kebebasan sendiri sebenarnya juga sebuah penjara sama seperti agama. JAdi tidak ada alasan untuk keluar dari suatu penjara tetapi masuk ke penjara lain khan ? si atheis pun hanya tertawa geleng-geleng.

Itulah sebenarnya islam yang indah…santun dan damai. Dalam perjalanan tersebut sempat si penulis merasa malu ketika di roma ada seorang atheis yang bekerja sebagai dosen peradaban islam di Universitas Roma mengatakan seandainya saja jika semua negara di Arab bersatu dengan nafas persaudaraan islam sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad, dengan modal perdagangan minyak mereka maka kekuatan mereka setara dengan amerika-israel. Tetapi ternyata mereka tidak perduli dengan itu semua.

Secara pribadi saya menarik kesimpulan…bahkan hidayah dan ilmu pun bisa datang melalui orang atheis semacam mereka.

Sejujurnya semua pertanyaan2 itu pernah pula mampir di hadapanku 5 tahun yang lalu, yang saat itu tak ada bekal apapun untuk menjawab. Baru saat ini ak menemukan jawaban akan pertanyaan yang dulu pernah dilontarkan. Bahkan dulu ak hampir berkelahi ketika ada orang yang bertanya dengan nada mengejek tentang pilihan hidupku untuk berjilbab.

Second Semester Okay

May 29th, 2008

Phew..akhirnya hari ini ak mengakhiri semester yang paling ditakuti anak MTI di UI, ujian akhir semester 2 ini ditutup dengan ujian dari matakuliah MPPTI.

Selama semester 2 ini ak mulai jarang menulis di blog lagi..bukan karena apa-apa…tapi karena beban mental tugas-tugas dan tugas ditambah ujian dari kampus membuat kalo ada waktu longgar dikit aja pengennya dibawa seneng-seneng aja.

Uda 1 taon di MTI UI…ga kerasa juga waktu berjalan begitu cepat, itu artinya aku uda berada di pertengahan jalan menuju kelulusan insya allah. Banyak pelajaran yang ak dapat…tapi itu semua dapat bertahan di otakku tak lebih dari seminggu. Terus apa dong gunanya aku kuliah S2 ? kenapa aku harus terus bercapai-capai sampai lulus ? apa yang berubah pada diriku akibat aku kuliah lagi S2 ?

Hal yang aku dapatkan karena aku kuliah S2 dan tidak akan pernah hilang adalah perubahan pola pikirku terhadap suatu masalah yang sedang aku hadapi, dari cara berpikir dengan sudut pandang yang sempit kini bisa lebih luas lagi. Ternyata hanya itu…habis kalo dari mata kuliahnya…semua itu 75% hanya teori yang jelas-jelas akan terpatahkan di dalam dunia kerja sehari-hari. Dunia yang sangat jauh dari idealisme kampus.

This is on my Inbox

May 9th, 2008
Kemaren berkurang lagi usiaku..,entahlah sisanya masih berapa,Semoga masih cukup untuk menambah bekalku.
Banyak ucapan selamat yang aku terima, mulai dari temen kuliah sampe temen kerja.
This message was on my inbox :

makin pendek aja ya umur….

berarti dah makin pendek juga waktu hidup di dunia…..

artinya……dah makin deket kita menuju ke asal, yaitu kembali ke tanah….

artinya……dah makin deket waktu utk bertanggungjawab ama apa2 yg kita lakuin di dunia….

makanya…..

tingkatin mutu ibadah di sisa waktu biar hidup menjadi lebih bermanfaat

perbanyak perbuatan yang di-ridhoi di sisa waktu..

perbanyak doa dan selalu inget sama Sang Pencipta di sisa waktu..

Semoga tidak menjadi manusia yang merugi. Amin.
Amin ya robbal Alamin…Semoga aku bisa tetap konsisten menjadi manusia yang lebih baik.

Half Full Half Empty Book

February 27th, 2008

I think "Half full-half empty" book by Parlindungan Marpaung is realy inspiring . Bisa dikatakan sebagai salah satu instrumen (ikut-ikut bahasa orang2 yang jual saham atau pakar ekonomi..:D) untuk koreksi diri sendiri. Bagaimana kita harus bersikap dan mensikapi sebuah permasalahan.

Ada beberapa chapter yang sangat membekas di otakku, antara lain :

1.Biji Kopi

disini diceritakan ada perumpamaan wortel, telur dan biji kopi (melambangkan karakter seseorang) yang sama2 direbus didalam air panas (Air panas disini melambangkan masalah). Wortel yang tadinya keras setelah direbus menjadi lunak,artinya orang yang tadinya idealis dengan prinsipnya setelah ditimpa beribu-ribu masalah akhirnya dia menjadi luluh juga, menyerah dan mengikuti arus yang ada. Telur yang tadinya rapuh setelah direbus dalam air panas menjadi keras, artinya orang yang tadinya lemah lembut,baik,tidak mempunyai keberanian setelah mendapat masalah yang bertubi-tubi menjadi lebih temperamen, egois atau mudah tersinggung. Sedangkan biji kopi stelah direbus dalam air panas tidak berubah bentuk malah mengeluarkan bau harum, ternyata inilah pribadi yang paling langka di muka bumi ini.

2.EQ
 

dari dulu aku memang tertarik masalah EQ, di buku ini tertulis dengan membiasakan diri berelasi dan bertemu dengan orang2 yang berbeda karakter dan latar belakang akan memaksimalkan kecakapan emosi kita. Padahal pada dasarnya kita cenderung berteman dengan orang yang sepaham, sealiran dan membuat kita merasa nyaman.

3.Air Terjun Niagara
 

Pada bab ini ak terkesan sebait kata yang benar2 membuatku malu..:)). Ada perbedaan antara percaya dan mempecayakan, begitu buku itu menulis. Ak langsung teringat padamu ya Allah. Sepertinya aku masih sampai pada tahap percaya…belum total  mempercayakan. Banyaknya masalah yang kuhadapi akhir2 ini membuatku dan memaksaku harus belajar mempercayakan akhir dari semua ini padamu Ya Allah. Jadi aku tak perlu terlalu takut apa yang aku hadapi setelah aku lulus nanti.

4.Bersahabat dengan tujuan
 

Pada Bab ini menekankan tentang apakah sebenarnya tujuan hidup kita, tertulis dalam buku itu "kapal tidak akan menjadi kapal jika hanya berlabuh di dermaga." Seakan memberikan kesan kita harus berani bertindak dalam hidup ini, berani mengambil resiko jika ingin maju.

Hmm..aku suka kata-kata yang singkat tapi maknanya sangat dalam. Buku ini sangat dianjurkan untuk dibaca. 

   

Book that inspire me

February 10th, 2008

Ketika salah satu dosen di fsilkom tempat diriku kuliah sekarang menyanyakan.."Siapa lagi yang bekerja di Depkominfo ? Saya tahu ada beberapa orang yang mendapat beasiswa di sini." Aku bener-bener tidak suka mengakui bahwa diriku juga termasuk didalamnya.

1 tahun bekerja dan 6 bulan sudah menjalani kuliah ini membuatku mulai bimbang..apakah langkah yang aku perjuangkan selama ini benar. Jangan-jangan semua kesulitan yang aku hadapi selama ini memang petunjuk dari Allah SWT untuk mengubah arah dari apa yang aku perjuangkan selama ini. Aku mulai muak melihat sistem kerja dan kinerja dari Departemenku sendiri, dan aku tahu setelah aku lulus nanti mau tak mau, cepat atau lambat aku akan menjadi bagian dari sistem yang memuakkan. Sebenarnya aku tidak ingin seperti itu.

6 bulan aku kuliah di MTI UI telah mengajarkan banyak hal dan membuka cakrawala cara pandang terhadap dunia kerja. Banyaknya buku yang telah aku baca, bertambahnya teman yang berasal dari berbagai dunia kerja, pengalaman dari diri sendiri maupun dosen MTI UI membukaka pikiranku betapa luasnya dunia…betapa uniknya hidup ini.

My Inspire person is Hilmi Panigoro –CEO dari PT MEDCO ENERGY International–. He was a lucky man and i really admire him. Mungkin aku tidak seharusnya menyebut dia itu beruntung, aku percaya pasti dia telah mengalami sebuah perjuangan yang berat dan panjang lebih dari apa yang aku alami selama ini. Saat matahari membuka hari dia berada di Oman, memasuki ladang minyaknya. Siang harinya dia makan di Yaman bersama duta besar Indonesia untuk Yaman. Malamnya dia makan bersama rekan bisnisnya di kuwait. Dan ketika fajar masih memeluk bumi dia mendarat di Jakarta. Gosh..isnt real? Sungguh beruntungnya dia bisa melihat keindahan bagian dunia lainnya beserta keunikan dan keragaman penduduk yang bisa menambah rasa syukur kita kepada Allah, dan satu yang terpenting…semua kesempatan itu didapat dengan menggunakan uangnya sendiri…bukan uang rakyat. That i said he is a lucky man. Hal yang menarik dari kisah hidupnya adalah…dia selalu terlebih dahulu mempelajari kebudayaan lokal masyarakat setempat ketika akan memperluas bisnisnya ke negara tertentu. Dan pelajaran ini dia dapat ketika dia kuliah S2 di Amerika Serikat.

My second inspire person is Sergey Brin dan Larry Page –Pendiri GooglePlex–. Yang kukagumi dari Kedua orang ini adalah bisa mempertahankan keidealismeannya dari dunia kampus digabungkan dengan dunia bisnis sehingga menjadi salah satu orang kaya di dunia di usianya yang masih muda sekitar 28 tahun. Di awal mereka memperkenalkan google, banyak rekan di sekolah stanford dan partner yang akan mereka ajak kerjasama tertawa melihat konsep google yang tidak ada iklan sama sekali. Dari mana datangnya mesin pencetak uang jika tidak ada iklan ? Sedangkan mereka berdua bersikukuh dengan adanya iklan akan memperlambat algoritma mesin pencarian mereka. Dan di saat mereka sekarat butuh suntikan dana, tak ada satupun investor yang tertarik dengan konsep google. Siapa sangka perusahaan yang salah mendaftarkan namanya ini (awalnya akan diberi nama GOOGOL, tapi saat mengisi formulir mereka salah menulis menjadi GOOGLE) kini menjadi sangat besar dengan tampilan sedemikian sederhana. Dalam usianya 8 tahun berdiri dana tunai Google mencapai min 8 miliar US Dolar. Bandingkan dengan perusahaan minyak nasional Medco yang sudah lebih dari 10 tahun berdiri hanya mempunyai 1,2 miliar US Dollar.

Ternyata dari kesederhanaan dan keidealismean…bisa melahirkan kekayaan dan kekuatan. Tidak selamanya yang idealisme itu aneh asal idelaisme kita bisa diliak-liukkan seperti flubber,hehehe.

Lalu di mana aku ? Jika Pak Hilmi Panigoro bilang dia menghabiskan sebagian besar waktunya di pesawat Jet Pribadi miliknya. At least aku juga sudah mulai terbiasa belajar, aku bisa berkata sebagian waktuku aku habiskan di Kereta Api dan Bis…:D.
Jadi..walo kekayaanku natinya ga sebesar Hilmi Panigoro…at least cukup buat keliling2 dunia menikmati keindahan ciptaan Allah dengan pesawat umum.ga perlu jet koq..huakakakaka…bisa ga yah?

My Journey So Far

February 4th, 2008

Ternyata hidup itu berwarna…, saat ini aku benar2 hanya bisa berencana sejengkal dari depanku…tidak seperti sebelumnya, alur hidupku kali ini tidak bisa aku prediksi sendiri. Semua datang dan pergi tiba-tiba…datang karena ijinnya, pergi karena kuasanya. Aku bahkan tak tahu alur hidupku harus aku arahkan kemana. Ibaratnya aku berada di sebuah sungai,yang mempunyai banyak cabang, d mana arus sungai sangat deras terus membawaku, dan terus memaksaku untuk memilih dengan cepat cabang mana yang akan aku lalui. Tak ada kesempatan untuk berpegangan lagi, untuk mempelajari cabang mana yang terbaik bagiku yang harus aku lalui.

6 bulan aku uda d Jakarta, maslah dalam kuliah uda aku anggep biasa aja..I’ll take that risk..:D. Masalah  terlantar di Jakarta…semoga jangan..hehehe. Satu hal yang membuatku tak menyangka adalah hari ini aku mengikuti rapat dengan team creative di Indosat. Aku bener2 ga menyangka…ak bisa dapat tawaran masuk di Indosat…setelah 3 tahun yang lalu ak apply ga pernah dipanggil (kayaknya dulu alamatnya salah deh, habis liat di iklan..:D), tiba-tiba  ada tawaran  maintenance web indosat. Hari ini tadi kita rapat dengan  team indosat…gilaaa…seruu banget. Dan ak tak menyangka..kekuatan apa yang bisa membuatku berani membantu presentasi atasanku…:)). Karena…ak biasanya cuma diemmmmmm aja…kecuali kl laper baru bergerak..:)). Sewaktu wawancara aku juga berterus terang kalo ak ini sudah menjadi buruh pemerintah…habiss…ak ga mau boong…ntar semakin complicated. Eh..ga d sangka dia memahami aku…:D…<sebenernya malah jadi aku yang ga memahami dia..ah sutralah>. Yang penting..keep shape my brain and soul.

Semoga..segala ketidakberuntunganku selama ini memanggil keberuntunganku yang lainnya. Amin ya robbal allamin.

A Way Back Into Love

February 4th, 2008

I’ve been living with a shadow overhead
I’ve been sleeping with a cloud above my bed
I’ve been lonely for so long
Trapped in the past
I just can’t seen to move on

I’ve been hiding all my hopes and dreams a way
Just in case I ever need them again someday
I’ve been setting a side time
To clear a little space in the corners of my mind

It’s Not a big thing

December 14th, 2007

Sebelumnya aku selalu berpikir,ada hal-hal tertentu yang aku anggap tidaklah terlalu penting, tidak perlu diperhatikan, tidak perlu dilakukan karena membuang-buang waktu saja.

Tetapi seiring dengan perjalanan waktu, seiring dengan bertambahnya teman…membuat pemikiranku lebih terbuka, ada banyak hal yang telah aku lewatkan dalam hidupku ini. Ada banyak pemikiran dari sudut pandang yang lain yang ternyata lebih baik daripada pemikiranku. Jadi teringat perkataan seorang –entahlah bagaimana aku harus menyebut dia, senior tetapi dia langsung memaki-maki diriku disaat pertama kali bertemu di Prajab– Di atas yang pintar pasti ada yang lebih pintar, diatas yang cantik pasti ada yang lebih cantik,yang intinya pokoknya jangan terlalu mendewakan atas kemampuan atau kelebihan yang kita/orang lain miliki.

Ternyata dengan mengerjakan sesuatu yang aku anggap "It’s No a big thing", ada banyak hal positif yang entah mereka sadari atau tidak, tetapi aku bisa melihatnya dan mengaguminya. Menulis blog, menonton film, mendengarkan musik atau membaca novel benar-benar suatu hal yang aku anggap "It’s Not a big thing". Memahami suatu kalimat, konsentrasi, mengerjakan sesuatu dengan sempurna juga begitu jauh dari kamus kehidupanku.

Something that i think It’s not a big thing, actually its a big thing.

My Friend Said,The Eight miracle world

November 9th, 2007

Hari ini ak pergi ke Pasar Baju Bekas Senen, agak ga minat juga siy sebenarnya..tapi daripada di kos..yah ga apalah, sekalian melihat komunitas kehidupan disana secara langsung…how crowded..how hot. ^_^

Tapi apa yang aku lihat disana bener2 mengejutkan…harga 1 potong blazer yang d mall 400rb, bisa dijual 3 potong seharga Rp 5000. GILAAA !!! Emang siy bekas….tapi kl diliat dari kondisinya yang masih 90% baik….its amazing. Langsung deh..otak bisnisku main, untunglah ak kesana bersama teman yang concern and eager to built new destiny…buisness..^_^. Kita uda planning-planning untuk mengisi liburan kuliah 3 bln, kita ingin jualan tuh baju didaerah2. Padahal semua temen kantorku ‘hari gini’ planning mereka adalah planning merit…aku malah planning bisnis. Heheheh…

I dont want to hang my life with government employee income..and thanks God..i’m not alone. Thanks to you ya allah…i can meet her. With the same condition, the same idea…and the same willing.

Menjalankan bisnis memang butuh rencana, tapi setelah rencana inti dari bisnis adalah ‘do it’. Hmm..ga terasa uda 2 tahun bisnisku, dan semuanya bisa kukendalikan tanpa aku harus di Semarang, walo grafik pemasukannya ga se signifikan ketika aku masih di Semarang, at least ga sampai mati.

Next planning sebenernya mencari pasar di Jakarta, i mean a place..better place. Thats why i choose Jakarta for my study. i want to think more about my buisiness. Semoga saja dengan menikahnya temenku tidak membuat bisnis kita mati.

Well..bisa ga yah…kita jadi desainer someday pals? ^_^